Senin, 11 April 2011

Berpikir positif dalam menghadapi masalah

Berpikir positif dalam menghadapi masalah, serta hubungan masalah dengan keadilan tuhan

Ia datang secara tiba-tiba, namun tidak diharapkan semua orang, karena orang-orang hanya ingin melakukan segala sesuatu dengan lancer tanpa kehadiran dia menghiasi segala macam kegiatan manusia. Ia bisa saja mendatangkan musibah yang amat sangat berat untuk dihadapi, namun tidak banyak yang menyadari bahwa kehadirannya bisa membuat orang lebih berpikir panjang dalam melakukan sesuatu, serta lebih berhati-hati dalam bertindak, mengucapkan sebuah kalimat, dsb.

Ya, masalah adalah salah satu elemen yang paling tidak diinginkan manusia untuk hadir dalam setiap detik kehidupannya, kehadirannya hanya dianggap sebagai musibah laten yang bisa memperlambat setiap kegiatan, atau bahkan tidak jarang kegiatan terhenti karena masalah datang. Tidak banyak orang yang benar-benar tenang dalam menghadapi masalah, ada yang terlalu cepat mengambil keputusan yang bahkan hanya menyebabkan blunder bagi dirinya sendiri dan menambah beban karena keputusannya yang benar-benar keliru, ada pula yang hanya bisa meratapi mengapa masalah datang, dan hanya bisa menangis, merengek kepada tuhan, dan berharap masalah selesai tanpa ada analisa, usaha konkrit agar masalah bisa benar-benar selesai.

Lalu, kenapa manusia kebanyakan hanya bisa bertindak demikian ketika masalah datang? Mengapa mereka tidak mencoba menganalisa masalah yang ada hingga benar-benar mengerti bentuk masalh yang ada? Ya, jawabannya tidak lain adalah karena manusia adalah makhluk egois, yang terbiasa menerima sesuatu dalam bentuk instan, ketidak inginan manusia untuk introspeksi dirinya sendiri dalam menganalisa masalah menjadi boomerang bagi dirinya sendiri, selain karena ia tidak dapat memahami masalah, ia pun juga tidak akan bisa memecahkan masalah, pun mengambil hikmah dari sebuah masalah yang menimpa dirinya.

Kebiasaan buruk manusia yang sulit hilang adalah manusia terbiasa memaksa pikirannya bahwa apa yang ada didalam benaknya sudah pasti benar, manusia (khususnya remaja) jarang menggunakan seluruh kekuatan pikirannya untuk menganalisa masalah, mencari akar masalah, dan bermusyawarah dengan otaknya sendiri secara positif untuk mencari jawaban yang benar-benar bisa digunakan untuk memecahkan masalah. Manusia lebih menginginkan hasil instan agar masalah bisa cepat selesai, maka dari itulah terkadang manusia hanya bisa memaksa pikirannya bahwa apa yang ia pikirkan sudah pasti benar, tanpa pernah mau berpikir jauh lebih dalam tentang apa yang ada dalam pikirannya benar atau tidak, dan langsung di formulasikan dalam kehidupan nyata untuk menghadapi masalah. Dan hasilnya pun sudah bisa ditebak. Masalah tidak hanya nggak selesai, melainkan bertambah buruk.

Kalau manusia mau berpikir jauh lebih positif, jauh lebih dalam, dan jauh lebih luas dalam mencari celah yang ada dalam pemecahan masalah, hal-hal negatif yang timbul dari sebuah masalah, seperti stres, tekanan batin, atau bahkan gangguan jiwa, mungkin bisa saja dihindari. Tuhan itu maha adil kok, didalam suatu masalah, tuhan pasti menyelipkan suatu hikmah yang bisa dipelajari, ditelaah, dan dijadikan bahan untuk bisa memperbaiki diri, dan menjadikan seorang manusia menjadi manusia yang lebih baik, berkualitas. Namun hal ini kadang tidak disadari oleh manusia kebanyakan.

Mungkin manusia juga perlu belajar menghadapi masalah melalui cacing. Cacing apabila terkena masalah, sebagai contoh jika tubuh cacing ditaburi garam, tentunya ia akan merasa seperti kesakitan dan menggeliat secepatnya untuk keluar dari garam, manusia pun bisa mencontoh dari fenomena binatang yang satu ini, cacing tidak pernah mempunyai waktu untuk bersedih dikala dilanda bencana, ia akan memikirkan secepatnya jalan keluar yang terbaik agar ia bisa segera terbebas dari rasa sakit. Lain halnya dengan manusia, kebanyakan manusia terus menerus larut dalam kesedihan ketika dirinya dilanda musibah / masalah, dan bukan memikirkan jalan keluar yang terbaik untuk dirinya.

Terkadang, jika mendapat suatu masalah, bukannya mensyukuri bahwa ia sedang dikirim masalah oleh tuhan untuk memperbaiki dirinya sendiri, kadang manusia langsung melayangkan protes kepada tuhan dan seolah - olah berkata, “ hei tuhan, mengapa engkau mengirim masalah ini kepada hamba? Kenapa tidak kau kirim saja masalah kepada orang-orang yang jauh lebih jahat, jauh lebih sejahtera daripada hamba ?”. jika ada orang yang berpikir demikian, ada kemungkinan manusia itu “hanya tahu” kalimat yang berbunyi “Tuhan tidak akan mengirim masalah diluar kemampuan hambaNya”, tanpa pernah benar-benar memahami kalimat tersebut dan rahasia kecil dari kalimat tersebut.

Pernahkah kalian menyadari bahwa Sang Maha Kuasa memang tidak akan pernah benar-benar mengirim masalah besar diluar kemampuan hambanya dalam menghadapi masalah? Tuhan pun pasti memilah-memilah masalah untuk dikirmkan kepada hambanya, entah itu masalah yang Nampak di depan mata, atau bahkan masalah yang tidak disadari oleh manusia.

Ada sebuah ungkapan yang berbunyi “semakin tinggi pohon, semakin kuat angin menerjangnya” (kira-kira bunyi kalimatnya kaya gitu, tapi maknanya sama). Dalam pembahasan ini, semakin tinggi pohon diibaratkan sebagai tingginya iman seorang manusia. Semakin tinggi iman manusia, maka semakin besar pula tuhan memberikan masalah agar bisa menambah keimanan seorang manusia kepada tuhan. Lalu bagaimana dengan seseorang yang imannya rendah? Apakah tuhan akan lupa ? tentu tidak, tuhan pun juga akan mengirimkan masalah kepada orang yang beriman rendah, namun terkadang, masalah yang dikirim bukanlah masalah yang bisa membuatnya sengsara, melainkan sebuah masalah yang bisa membuat dirinya serasa di surga.

Loh kok begitu sih ? mari sejenak kita perhatikan kehidupan dunia yang sudah benar-benar tidak terkontrol, di kehidupan malam, kehidupan malam yang sudah makin tidak terkontrol, pesta malam setiap hari, lalu ada pula orang yang “mendadak” kaya dengan perbuatan liciknya dan menggunakan dana haram itu untuk membahagiakan keluarga. Sepintas kita perhatikan dari beberapa contoh diatas, bagi orang-orang yang terlibat langsung di contoh, bukankah menurut mereka kehidupan seperti itu serasa seperti disurga? Padahal itu adalah sebuah masalah besar yang tidak pernah bisa dilihat dari pelaku kehidupan liar tersebut, pelaku kehidupan tersebut menganggap hal itu bukanlah sebagai masalah melainkan hanya sebatas untuk menyenangkan diri sendiri dari kehidupan yang penat. Pelaku di kehidupan tersebut tidak akan pernah menyadari itu bukanlah suatu masalah jika mereka berpikir bahwa kehidupan yang seperti itu adalah “kebahagiaan yang diberikan tuhan”.

Bagaimana mungkin kita bisa seenaknya melayangkan protes kepada tuhan atas masalah yang diberikan tuhan kepada kita, tanpa pernah tau maksud dan tujuan tuhan mengirimkan masalah tersebut kepada kita ? bukalah selebar-lebarnya kekuatan pikiran yang kita punya, kita mempunyai kemampuan untuk benar-benar membuat otak kita bekerja untuk mencari kebahagiaan di dalam masalah yang kita dapat, bukankah jika masalah yang kita hadapi selesai, secara tidak langsung kita sudah memperbaiki diri kita sendiri dan menjadikan kita manusia yang lebih baik daripada sebelum kita mendapatkan masalah?

Percayalah seutuhnya bahwa, tuhan tidak akan mengirim masalah diluar kemampuan manusia untuk mengatasinya. Tuhan lah yang menjalankan roda kehidupan, bahkan tuhan pun mengijinkan takdir yang sudah ditetapkan tuhan asalkan manusia itu mau benar-benar berusaha keras dan benar-benar mendekatkan diri kepadaNya. Jika ada susah, maka pasti ada senang, sama halnya dalam masalah, jika masalah datang dan membawa petaka bagi diri kita, berpikirlah jauh lebih positif, jauh lebh luas, jauh lebih lebar, tanpa pernah memaksakan apa yang ada dipikiran kita sudah pasti merupakan hal yang benar. Insya allah masalah itu akan selesai, dan pasti ada hikmah, baik yang Nampak maupun tidak jika suatu masalah sudah bisa teratasi, tinggal bagaimana kita menyikapi hikmah yang diberikan tuhan atas masalah yang dikirimNya kepada kita, umat manusia.

Sabtu, 09 April 2011

kewarganegaraan indonesia


Kewarganegaraan

Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam satuan politik tertentu (secara khusus: negara) yang dengannya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan yang demikian disebut warga negara. Seorang warga negara berhak memiliki paspor dari negara yang dianggotainya.

Kewarganegaraan merupakan bagian dari konsep kewargaan (bahasa Inggris: citizenship). Di dalam pengertian ini, warga suatu kota atau kabupaten disebut sebagai warga kota atau warga kabupaten, karena keduanya juga merupakan satuan politik. Dalam otonomi daerah, kewargaan ini menjadi penting, karena masing-masing satuan politik akan memberikan hak (biasanya sosial) yang berbeda-beda bagi warganya.

Kewarganegaraan memiliki kemiripan dengan kebangsaan (bahasa Inggris: nationality). Yang membedakan adalah hak-hak untuk aktif dalam perpolitikan. Ada kemungkinan untuk memiliki kebangsaan tanpa menjadi seorang warga negara (contoh, secara hukum merupakan subyek suatu negara dan berhak atas perlindungan tanpa memiliki hak berpartisipasi dalam politik). Juga dimungkinkan untuk memiliki hak politik tanpa menjadi anggota bangsa dari suatu negara.

Di bawah teori kontrak sosial, status kewarganegaraan memiliki implikasi hak dan kewajiban. Dalam filosofi "kewarganegaraan aktif", seorang warga negara disyaratkan untuk menyumbangkan kemampuannya bagi perbaikan komunitas melalui partisipasi ekonomi, layanan publik, kerja sukarela, dan berbagai kegiatan serupa untuk memperbaiki penghidupan masyarakatnya. Dari dasar pemikiran ini muncul mata pelajaran Kewarganegaraan (bahasa Inggris: Civics) yang diberikan di sekolah-sekolah.

Kewarganegaraan republik Indonesia (syarat)

Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagai warga negara Republik Indonesia. Kepada orang ini akan diberikan Kartu Tanda Penduduk, berdasarkan Kabupaten atau (khusus DKI Jakarta) Provinsi, tempat ia terdaftar sebagai penduduk/warga. Kepada orang ini akan diberikan nomor identitas yang unik (Nomor Induk Kependudukan, NIK) apabila ia telah berusia 17 tahun dan mencatatkan diri di kantor pemerintahan. Paspor diberikan oleh negara kepada warga negaranya sebagai bukti identitas yang bersangkutan dalam tata hukum internasional.

Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU no. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Menurut UU ini, orang yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah

  1. setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI
  2. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI
  3. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing (WNA), atau sebaliknya
  4. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut
  5. anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah, dan ayahnya itu seorang WNI
  6. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNI
  7. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin
  8. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya.
  9. anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui
  10. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya
  11. anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI, yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan
  12. anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia.

Selain itu, diakui pula sebagai WNI bagi

  1. anak WNI yang lahir di luar perkawinan yang sah, belum berusia 18 tahun dan belum kawin, diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing
  2. anak WNI yang belum berusia lima tahun, yang diangkat secara sah sebagai anak oleh WNA berdasarkan penetapan pengadilan
  3. anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal di wilayah RI, yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia
  4. anak WNA yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurut penetapan pengadilan sebagai anak oleh WNI.

Kewarganegaraan Indonesia juga diperoleh bagi seseorang yang termasuk dalam situasi sebagai berikut:

  1. Anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal di wilayah Republik Indonesia, yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia
  2. Anak warga negara asing yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurut penetapan pengadilan sebagai anak oleh warga negara Indonesia

Di samping perolehan status kewarganegaraan seperti tersebut di atas, dimungkinkan pula perolehan kewarganegaraan Republik Indonesia melalui proses pewarganegaraan. Warga negara asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia dan telah tinggal di wilayah negara Republik Indonesia sedikitnya lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut dapat menyampaikan pernyataan menjadi warga negara di hadapan pejabat yang berwenang, asalkan tidak mengakibatkan kewarganegaraan ganda.

Berbeda dari UU Kewarganegaraan terdahulu, UU Kewarganegaraan tahun 2006 ini memperbolehkan dwikewarganegaraan secara terbatas, yaitu untuk anak yang berusia sampai 18 tahun dan belum kawin sampai usia tersebut. Pengaturan lebih lanjut mengenai hal ini dicantumkan pada Peraturan Pemerintah no. 2 tahun 2007.

Dari UU ini terlihat bahwa secara prinsip Republik Indonesia menganut asas kewarganegaraan ius sanguinis; ditambah dengan ius soli terbatas (lihat poin 8-10) dan kewarganegaraan ganda terbatas (poin 11).

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kewarganegaraan


Selasa, 05 April 2011

wine yang populer di indonesia

Beberapa jenis Anggur yang popular dan perbedaannya

1. Cabernet Sauvignon


Mungkin ini adalah jenis anggur yang paling banyak dibenci namun sekaligus dipuja oleh banyak orang Indonesia, terutama yang baru mengenal Wine tidak menyukai Wine dari jenis anggur ini. Karena rasanya yang bisa sangat tanic atau terasa sepat tidak karuan, karena rasa sepat bukanlah rasa yang biasa diapresiasi dalam budaya kuliner kita. Tapi justru tanin inilah yang juga memberi kesempatan bagi sebotol Wine untuk dapat berevolusi untuk mengeluarkan potensi terbaiknya. Cabernet Sauvignon dari Australia dan California, banyak menawarkan rasa Fruit-driven style.

2. Merlot


Jika Cabernet Sauvignon terasa lebih kuat dan keras, Merlot malah sebaliknya. Selain mempunyai tanin yang lebih soft dari Cabernet Sauvignon. Merlot juga memiliki karakter buah seperti blackberry, pulm, strawberry juga memiliki spicy yang lebih terasa lembut. Tidaklah heran jika banyak orang yang jatuh cinta pada Merlot sejak tegukan pertama.

3. Syrah/Shiraz


Syrah disebut juga Shiraz tapi apapun sebutannya karakter yang membuat Shiraz begitu terkenal adalah citarasa yang peppery terutama karakter merica hitam dan kadang merica putih spicy dan blackberry dalam balutan kompleksitas rasa yang mengesankan.

4. Chardonnay


Chardonnay mungkin bias disebut sabagai salah satu jenis anggur yang paling popular di Indonesia. Tapi Chardonnay ada banyak macam loh, Chardonnay dari daerah yang dingin bias memiliki karakter apel hijau, pearl, lemon serta aksen mineral. Sedangkan Chardonnay yang berasal dari daerah yang lebih hangat seperti Australia dan California bias memiliki aksen buah-buahan tropis seperti Melon dan Peach.

5. Riesling
Di Indonesia Wine yang dibuat dari Riesling biasanya berasal dari Alsace di Perancis. Karakter Riesling sendiri bias dimulai dari jeruk Citrus, Peach dengan karakter acidity atau rasa keasaman yang lebih menonjol dari Chardonnay.

6. Semillion

Manis, mungkin itulah kata yang muncul di benak-benak orang jika menyebut Semillion. Anggur ini memang menjadi bahan baku Sweet Wine. Karakter madu yang kaya, elegan dan juga complex membuat Semillion terkenal dikalangan pencinta Wine.

7. Ice Wine/Dessert Wine


Sweet Wine mendapatkan rasa manis dari dua hal yaitu kadar gula natural yang tinggi dalam buah dan proses fermentasi yang berbeda. Untuk membuat Sweet Wine buah anggur dipanen jauh melampaui waktu normal hingga musim dingin tiba. Sehingga konsentrasi gula alami jadi lebih tinggi. Suhu musim dingin akan membekukan anggur tersebut dan anggur yang masih beku segera di press. Dalam proses ini air akan terpisahkan dari gula karena titik didih air berbeda dengan titik didih gula. Yang terkenal sebagai produsen wine jenis ini adalah Jerman dan Canada. Salah satu jenis sweet wine yang terkenal di Medan adalah Mozart dan Beethoven.

8. Sparkling Wine


Come quickly I’m Testing the star. Begitulah ujar Dom Perignon seorang biarawan yang sering disebut sebgai orang yang pertama mambuat Champagne. Bui-bui ini bukanlah monopoli Champagne karena banyak daerah lain yang memproduksi Sparkling Wine, namun hanya Sparkling Wine dari daerah Champagne sajalah yang boleh memakai nama Champagne. Dimedan juga ada beberapa jenis Sparkling Wine yang sangat popular dari Prancis seperti Jean Dorsene Demi-Sec dan Juve Y’Camps Brut.

Sumber : http://wineindonesia.com/2008/11/jenis-wine-yang-popular-di-indonesia/

cara merawat komputer


CARA MERAWAT KOMPUTER

1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera .

3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan Kompie berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/Kompie.

6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat anda menginstall ulang Kompie. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Ente akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin Atau dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitor Karena medan magnet yang ada pada speaker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

9. Uninstall atau buang program yg tidak berguna Ruang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.

10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala. Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam Kompie.

11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg nyasar sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.

Sumber : http://rody24.wordpress.com/2009/06/11/tips-merawat-komputer-dengan-baik/